Pandemi Covid-19: Bertambah 4.039 Kasus Baru, Total Penderita Kini Lebih 6,3 Juta Orang
:
0
Ilustrasi Covid-19. dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Pemerintah kembali memperbarui data pandemi Covid-19. Hari ini, tambahan kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19), lebih kecil dari kasus baru kemarin. Per Kamis (18/8/2022), kasus infeksi virus dilaporkan ada tambahan 4.039 penderita. Bandingkan dengan Rabu (17/8/2022), kasus baru sebanyak 5.253 penderita. Total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air sampai hari ini sebanyak 6.301.523 penderita.
Jumlah itu terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Rabu (17/8//2022) siang hingga Kamis, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dari jumlah yang dilaporkan tersebut, sebanyak 51.900 penderita masih positif Corona, atau tergolong kasus aktif. Kasus aktif adalah mereka yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, atau berikhtiar sembuh dengan isolasi mandiri.
Related News
Kemnaker Pangkas 50% Iuran JKK-JKM Bagi Pekerja Sampah
Rugikan Rakyat Rp100 T, Amran Minta Praktik Curang Pangan Disikat!
Gandeng New Hope Fintech, Kemendes Perluas Akses Pembiayaan BUM Desa
Berkah Hari Kemerdekaan, Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Menko Airlangga Pede ETF Emas RI Salip India dan Singapura
ETF Emas Meluncur, Wamenkeu Tekankan Pendalaman Pasar Modal





