Pendapatan Wilmar (CEKA) Rp5,17T, Laba Naik 19,55 Persen di Medio 2026
:
0
Gedung pabrik milik PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA). Foto: Wilmar.
EmitenNews.com - PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA) emiten perusahaan sawit Wilmar mengenas kinerja dengan baik di semester I 2026. Penjualan perseroan menembus Rp5,17 triliun, melesat 14,13% dibanding periode sama tahun lalu Rp4,53 triliun.
Laporan keuangan Wilmar (belum diaudit) yang dirilis Senin (27/7) menunjukkan, kenaikan penjualan itu ditopang permintaan produk yang tetap kuat sepanjang semester I.
Seiring naiknya pendapatan, beban pokok penjualan CEKA juga ikut merangkak 13,49% menjadi Rp4,88 triliun dari Rp4,30 triliun.
Alhasil laba bruto perseroan naik 26,03% menjadi Rp284,77 miliar dari sebelumnya Rp225,93 miliar.
Melihat sisi operasional, beban usaha naik 25,44% menjadi Rp101,35 miliar dari Rp80,78 miliar. Namun laba usaha tetap tumbuh 26,36% menjadi Rp183,41 miliar dari Rp145,15 miliar.
Kinerja positif berlanjut hingga bottom line. Laba sebelum pajak naik 20,96% menjadi Rp187,57 miliar dari Rp155,06 miliar.
Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp147,21 miliar, naik 19,55% dari Rp123,13 miliar di semester I 2025.
Hingga 30 Juni 2026, total aset CEKA mengembang 13,71% menjadi Rp2,82 triliun dari Rp2,48 triliun pada akhir 2025.
Namun liabilitas perseroan juga naik tajam 58,89% menjadi Rp752,83 miliar dari Rp473,85 miliar. Sementara ekuitas tumbuh tipis 2,99% menjadi Rp2,07 triliun dari Rp2,01 triliun.
Kenaikan liabilitas ini perlu dicermati investor karena laju pertumbuhannya lebih cepat dibanding aset dan ekuitas.
Related News
Green Power (LABA) Raup Untung Besar dari Bisnis Baterai
MIDI Cetak Revenue Rp11,24T, Laba Bersih Naik 24,45 Persen H1-2026
Komisaris SMRA Akumulasi Saham Sendiri, Kepemilikan Semakin Tebal
PGEO Kantongi Fasilitas Pinjaman dari Bank Mizuho
OKAS Catat Pendapatan Q1 USD76,3 Juta, Ditopang Dua Bisnis Ini
Pengendali Berganti, PNGO Ubah Nama Institusi





