Pengeluaran Perusahaan Teknologi untuk AI Rampas Keuntungan Investor
:
0
Artificial intelligence (AI). Ilustrasi: Istimewa)
EmitenNews.com - Goldman Sachs memperkirakan pembelian kembali saham S&P 500 hanya akan tumbuh 3% tahun ini, karena latar belakang ekonomi yang tidak stabil dan tekanan biaya AI memaksa peninjauan ulang pengeluaran.
Ambisi besar untuk pusat data dan krisis chip memori mendorong pengeluaran kecerdasan buatan perusahaan teknologi besar menjadi lebih tinggi. Dan kemungkinan besar hal ini terjadi dengan mengorbankan buyback atau pembelian kembali saham dan dividen.
Market Watch menyebut penyedia layanan AI terbesar, yaitu penyedia layanan cloud dan teknologi besar seperti Amazon, Google, Meta, Microsoft dan Oracle akan menghabiskan USD755 miliar untuk belanja modal tahun ini, meningkat 83%, kata analis Goldman Sachs dalam sebuah catatan pada hari Kamis.
Untuk membantu memfasilitasi hal itu, perusahaan-perusahaan tersebut memangkas pembelian kembali saham hampir dua pertiga pada kuartal pertama, menurut para analis.
Goldman Sachs dalam insight-nya memandang meskipun adopsi AI oleh konsumen "sangat luar biasa," sebagian besar pengguna tersebut mengakses versi gratis, menurut Goldman Sachs Research. Adopsi yang sukses di kalangan perusahaan akan sangat penting agar ekonomi AI dapat berjalan dengan baik.
Agar perusahaan dapat memperoleh nilai dari pengeluaran AI mereka, data perlu distrukturkan dengan benar untuk AI yang berorientasi pada tindakan, dan alur kerja perlu diatur secara efisien untuk mengendalikan biaya.
Meskipun adopsi AI oleh konsumen "sangat luar biasa," sebagian besar pengguna tersebut mengakses versi gratis, menurut Goldman Sachs Research. Adopsi yang sukses di kalangan perusahaan akan sangat penting agar ekonomi AI dapat berjalan dengan baik.
Agar perusahaan dapat memperoleh nilai dari pengeluaran AI mereka, data perlu distrukturkan dengan benar untuk AI yang berorientasi pada tindakan, dan alur kerja perlu diatur secara efisien untuk mengendalikan biaya.
Meskipun produsen semikonduktor mencatatkan pendapatan dan keuntungan rekor, sebagian besar perusahaan lain dalam ekosistem AI belum menghasilkan uang dari teknologi tersebut—suatu dinamika yang tidak berkelanjutan.
Perusahaan semikonduktor telah mengungguli pasar saham secara keseluruhan. Dari sini, Goldman Sachs Research memperkirakan perusahaan penyedia layanan cloud berskala besar (hyperscalers) akan mengungguli perusahaan semikonduktor.
Related News
Horee! KRL Bakal Berhenti Lagi di Stasiun Gambir
Biaya Memori Bengkak, Apple Lobi Trump Izin Beli Chip CXMT China
Harga Emas Antam Sabtu Naik Rp5.000, Buyback Dekati Rp2,4 Juta/Gram
Genjot Pertumbuhan, Prabowo Minta Menkeu Suntik Himbara Hingga Rp400T
Apresiasi atas Konsistensi, Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan
Yen Ambles ke Level Terendah 40 Tahun, BOJ Siap Dongkrak Suku Bunga





