Private Placement Rp4,35 Triliun Beres, UNSP Alami Rugi 1.736 Persen
:
0
Pengurus UNSP dalam rapat umum pemegang saham tahunan. FOTO - Dok UNSP
EmitenNews.com - Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) menuntaskan private placement Rp4,35 triliun. Itu dengan melepas 14.505.112.734 helai alias 14,5 miliar saham pada harga Rp300. Penerbitan saham seri B setara 580,17 persen dari modal ditempatkan, dan disetor itu dibalut nilai nominal Rp100.
Tindakan itu, dilakukan untuk mengonversi utang kepada kreditur. Perseroan mengonversi utang kepada Poseidon, Pacific Harbor Advisors, para pemegang surat utang berdasar Trust Deed, Bakrie Capital Indonesia, Indo Alam Resources, Biofuel Indo Sumatra (BIS), dan Danatama sebesar Rp4,35 triliun, menjadi saham baru sari B maksimal 14,5 miliar eksemplar.
Rinciannya, Poseidon Corporate Service Limited 9,46 miliar helai senilai Rp2,83 triliun. Pacific Harbor Advisors 393,81 juta lembar Rp119,64 miliar. Unbounded Opportunities Fund SPC-Alpha Investment SP 3 miliar saham Rp901,75 miliar. Alexander Kirk Bradford 283,02 juta lembar Rp84,9 miliar. Drake Private Investments LLC 113,2 juta eksemplar Rp33,96 miliar.
Netland Investments Limited 56,6 juta lembar Rp16,98 miliar. Sundaresan Hariharan 28,3 juta helai setara Rp8,49 miliar. Bakrie Capital 441,22 juta saham Rp132,36 miliar. Indo Alam Resources 373,58 juta lembar Rp112,07 miliar. Biofuel Indo Sumatra 309,85 juta saham Rp29,95 miliar. Danatama Makmur Sekuritas 33,33 juta helai Rp9,99 miliar.
Defisit Makin Bengkak
Sepanjang paruh pertama 2026, UNSP merugi Rp264,77 miliar. Longsor 1.736 persen dari episode sama tahun lalu dengan koleksi laba Rp16,18 miliar. Penjualan Rp1,28 triliun, melejit 12,28 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,14 triliun. Beban pokok penjualan Rp978,86 miliar, bertambah dari Rp817,83 miliar.
Laba kotor Rp300,95 miliar, susut dari Rp323,56 miliar. Beban penjualan Rp17,42 miliar, bertambah dari Rp15,54 miliar. Beban umum dan administrasi Rp174,2 miliar, bengkak dari Rp156,07 miliar. Pembalikan rugi penurunan nilai Rp21,96 miliar, melesat dari periode sama tahun lalu Rp576 juta.
Penghasilan keuangan Rp2,87 miliar, susut dari Rp3,66 miiliar. Rugi selisih kurs Rp297,95 miliar, bengkak dari Rp33,26 miliar. Beban keuangan Rp67,23 miliar, bertambah dari Rp63,95 miliar. Lain-lain bersih Rp16,42 miliar, melesat dari minus Rp12,2 miliar. Total beban pajak penghasilan Rp50,17 miliar, bengkak dari Rp30,57 miliar.
Defisiensi modal Rp5,53 triliun, bengkak dari Rp5,27 triliun. Defisit Rp12,86 triliun, melonjak dari akhir tahun sebelumnya Rp12,59 triliun. Total liabilitas Rp9 triliun, bengkak dari akhir tahun 2025 senilai Rp8,75 triliun. Jumlah aset Rp3,47 triliun, menciut dari akhir tahun lalu Rp3,48 triliun. (*)
Related News
Dua Emiten Cum Dividen Hari Ini (10/8), Apa Saja?
Sempat Kejutkan Pasar, Paruh I PRDL Boncos 266,47 Persen
Emiten Kawasan Industri, Sinarmas Superior, Epic Comeback Grup Djarum
Saham Pemerintah Norwegia di Emiten Hapsoro (RAJA) Naik, Ini Angkanya
Kinerja Telkom (TLKM) Tetap Solid, Ini Pandangaan Analis
BNBR Kena Notasi Khusus G, Ada Sanksi OJK atas Pelanggaran Peraturan





