Segmen Otomotif Astra (ASII) Melesat 1H26, Daihatsu & Toyota Ngebut!
:
0
Potret salah satu dealer resmi Daihatsu Astra. Foto: Daihatsu Astra
EmitenNews.com - Segmen otomotif PT Astra International Tbk (ASII) mengalami pertumbuhan sebesar 9% jadi Rp5,9 triliun dari periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu ditopang oleh penjualan mobil baru dan kontribusi kuat dari divisi komponen.
Presiden Direktur ASII, Rudy menyampaikan penjualan sepeda motor secara Honda meningkat sebesar 1% dengan pangsa pasar mencapai 77%. Penguatan ini sejalan dengan penjualan sepeda motor nasional yang meningkat 1% menjadi 3,1 juta unit di semester pertama 2026.
Lalu dari sisi penjualan mobil, Toyota dan Daihatsu memimpin pasar sebagai merek mobil terlaris pertama dan kedua di Indonesia dengan pangsa pasar Astra mencapai 51%.
“Kontribusi laba bersih divisi komponen grup juga meningkat sebesar 23% menjadi Rp921 miliar pada semester pertama tahun 2026, dengan peningkatan kontribusi dari semua segmen,” kata Rudy kala Public Expose Live, Kamis (10/9).
Daihatsu dan Toyota Ngebut
Capaian itu pun terkemuka dalam data Gabungan Industri Kendaraan Motor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari-Juli 2026. Di mana penjualan mobil grup Astra periode tersebut mencapai 261.440 unit, tumbuh 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 233.687 unit.
Merek Toyota, Lexus, dan Daihatsu menjadi pendorong utama pertumbuhan penjualan mobil grup Astra.
Sepanjang Januari-Juli 2026, merek Toyota dan Lexus membukukan penjualan kumulatif sebanyak 156.336 unit, naik 8,4% dari periode sama tahun lalu yang hanya 144.210 unit.
Kinerja impresif juga ditonjolkan merek Daihatsu yang mencatatkan lonjakan penjualan sebesar 17,2% secara tahunan, dari 74.809 unit pada tujuh bulan pertama 2025 menjadi 87.670 unit hingga Juli 2026.
Sementara itu, segmen kendaraan komersial Astra melalui Isuzu dan UD Trucks masing-masing menyumbang 16.906 unit dan 528 unit sepanjang tahun berjalan ini. Sejalan dengan itu, segmen Low Cost Green Car atau LCGC Astra juga mencatatkan dominasinya sepanjang periode yang sama.
Related News
Dua Saham Disuspensi: 1 Disetop BEI, 1 Segera Delisting
Hasnur (HAIS) Rombak Jajaran Direksi, Sudah Kantongi Restu RUPSLB
Peringkat WSKT Naik idB, Tapi Pefindo Ingatkan Risiko Jatuh Tempo
Terdepak MSCI, Bos Bank Jago (ARTO) Akui Ini
Layangkan Somasi, Kuasa Hukum BTN Ungkap Fakta Isu Rp17 Miliar
Astra (ASII) Pede Pulih di 2H26, Gelontorkan Capex Rp36T Untuk Ini





