Seluruh Sektor Tumbang, IHSG Anjlok 1,70 Persen di Sesi I
:
0
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Senin (23/6) anjlok 117,42 poin atau 1,70% ke 6.789,71.
Pelemahan IHSG di sesi I hari ini terseret turunnya seluruh indeks sektor. Sedangkan Indeks sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor teknologi yang turun 2,97%, sektor barang konsumen siklikal turun 2,79% dan sektor properti yang turun 2,72%.
Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 13,19 miliar saham dengan total nilai Rp 7,53 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 538 saham turun dan 133 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya MKPI sebesar Rp1.850 menjadi Rp24.050 per lembar dan PNSE sebesar Rp170 menjadi Rp930 per lembar serta DNET sebesar Rp150 menjadi Rp9.275 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya MLPT sebesar Rp3.700 menjadi Rp35.750 per lembar dan DSSA sebesar Rp3.475 menjadi Rp56.175 per lembar serta TGKA sebesar Rp1.050 menjadi Rp5.950 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BBRI sebanyak 29.872 kali senilai Rp516,5 miliar kemudian ENRG sebanyak 28.581 kali senilai Rp211,05 miliar dan ANTM sebanyak 26.626 kali senilai Rp474 miliar.
Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah Bukit Asam Tbk (PTBA) (-13,90%), Ciputra Development Tbk (CTRA) (-6,25%) dan Vale Indonesia Tbk (INCO) (-5,23%).
Sedangkan Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah, AKR Corporindo Tbk (AKRA) (5,76%), ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) (3,01%) dan Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (2,10%).
Related News
Perang Bunga Bank Digital: Imbal Hasil Seksi, Risiko Tingkat Tinggi
IHSG Rajai ASEAN Sepekan, Runner-Up di Asia Pasifik Secara Bulanan
Potensi Daur Ulang PET Capai 435 Ribu Ton Setahun
RI Bidik Pasar India, Target Bebas Tarif Naik 80 Persen
BEI Proyeksi LQ45 Masuk Fase Pemulihan di Semester II 2026
BEI Sebut Pasar Saham Mulai Pulih di Semester II 2026





