Usai Suspensi! Dua Saham ARB, Satu Ngegas ARA
:
0
Petugas kebersihan BEI sedang membersihkan papan harga Bursa IDX Stock Exchange.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Master Print Tbk. (PTMR), PT Pudjiadi & Sons Tbk. (PNSE), dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) mulai sesi I hari ini, Rabu (25/6) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Sebelumnya, perdagangan saham ketiga emiten tersebut dihentikan sementara pada Selasa (24/6) karena terjadinya kenaikan harga kumulatif yang signifikan, sebagai bagian dari upaya perlindungan investor melalui mekanisme cooling down.
Pasca pembukaan suspensi hari ini Rabu (25/6), dua dari ketiga saham ini anjlok hingga ARB (Auto-Rejection Bawah) yakni, saham APEX dan PNSE. Sedangkan PTMR justru terbang hingga mentok ke harga ARA alias Auto-Rejection Atas.
APEX turun sedalam 14,6% di Rp140 dari harga opening Rp164. PNSE turun sebesar 14,6% di Rp810 dari harga opening Rp950.
Hingga kini pukul 09.45 WIB terpantau APEX masih terkunci di ARB. Sementara PNSE bergerak naik dan memantul kembali ke harga awal alias turnover di Rp950.
Sedangkan, PTMR hingga pukul 09.45 WIB terpantau tetap di harga ARA Rp374 walaupun sempat koreksi harga setelah mencetak harga ARA.
BEI mengingatkan seluruh pelaku pasar untuk selalu mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten dalam mengambil keputusan investasi, terutama bagi saham-saham dengan pergerakan harga tidak wajar.
Pembukaan kembali suspensi ini disampaikan oleh Donni Kusuma Permana, P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa (24/6/2025).
Related News
Dirutnya Mantan Gubernur BI, Tengok Kinerja Emiten Grup Sinar Mas Ini
Sales Rp732M, Laba Emiten Minyak Kelapa Ini Lompat Enam Kali Lipat
Perbaiki Struktur Permodalan, Royaltama (RMKO) Siapkan Right Issue
6 Pucuk Pimpinan TOWR Eksekusi MESOP 145 Juta Saham Rp50,1 Miliar
Turun Peringkat Kredit PTPP ke idBB CreditWatch Negatif, Akibat Ini
Milik Orang Terkaya Ke-2 RI, Samindo (MYOH) Raup Laba USD7,98 Juta





