Waspada Tekanan IHSG Lanjut Hari Ini
:
0
IHSG berpotensi lanjut alami tekanan pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Foto: IDX
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 3,78 persen ke level 4.904,29 pada perdagangan Selasa (3/11/2026).
Dengan mayoritas sektor melemah, kini IHSG berpotensi akan menguji level 4.650-4.750 apabila support di level 4.900 tidak lagi mampu menahan penurunan lebih lanjut.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis juga menetapkan level resistance 5.000 dan support 4.750 untuk perdagangan Rabu (4/11/2026).
“Resistance di 5000, pivot 4.900 dan support 4.750,” tulis Alrich, Rabu (4/11).
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta juga memperkirakan IHSG berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan volatil dan masih relatif defensif.
“Secara teknikal, adapun ujian ketahanan market telah dimulai seiring indikator RSI yang berada di area oversold (jenuh jual), meskipun masih membentuk sinyal negatif. Selain itu, indikator Stochastics K_D juga menunjukkan sinyal negatif, sementara volume perdagangan mengalami penurunan,” terang Nafan dalam risetnya.
Ia menetapkan support di level 4.777 dan 4.697, serta resistance di level 5.036 dan 5.116.
Di sisi lain, investor juga tengah mencermati ketidakpastian bobot saham Indonesia dalam indeks global, sehingga menimbulkan sikap wait and see di pasar.
“Hal ini menjadi tantangan bagi pemulihan saham-saham berkapitalisasi besar,” kata Nafan.
Begitu pula yang dikatakan Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata. Ia menyebut bulan November menjadi momentum ujian kredibilitas reformasi, yakni untuk menunjukkan hasil review yang relatif baik, sehingga dapat membantu sentimen.
Related News
IHSG Pagi Kembali Dibuka Tertekan 1 Persen Lebih, Susuri Level 4.800
Pajak Digital Incar Transaksi Asing, Arsitek Cemaskan Biaya Software
Wall Street Rebound, IHSG Lanjut Tertekan
Waspada! IHSG Dekati Level 4.750
Aset Terjaga, Pefindo Ganjar idAAA(sf) Sertifikat Efek Terbitan SMF
Rem Ekspor Bahan Baku, Pembangunan Smelter Dikaji Ulang





