Wujudkan 3 Juta Rumah, SIG Dorong Penggunaan Bata Interlock Presisi
:
0
Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah (tengah) bersama Direktur Utama SIG, Donny Arsal (ketujuh kiri) saat mengunjungi unit contoh rumah MBR tipe 36 yang dibangun menggunakan produk turunan semen hijau SIG bata interlock presisi di Indarung, Padang, Sumatera Barat, Jumat (24/1/2025). dok. ist.
EmitenNews.com - Ini komitmen kuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) dalam mendukung perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. SIG menghadirkan produk bata interlock presisi sebagai solusi untuk mengejar target pembangunan 3 juta rumah dalam setahun, salah satu program unggulan Presiden.
Menindaklanjuti koordinasi Kementerian BUMN dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengunjungi fasilitas produksi bata interlock presisi SIG yang dioperasikan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang di Indarung, Padang, pada Jumat (24/1/2025).
Kunjungan Wamen PKP diterima langsung oleh Direktur Utama SIG, Donny Arsal, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, Direktur Supply Chain SIG, Yosviandri beserta jajaran manajemen SIG. Tidak ketinggalan Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra beserta jajaran manajemen PT Semen Padang.
Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa kapasitas Kementerian BUMN sebagai support system kementerian-kementerian teknis, siap berkomitmen dan mendukung penuh seluruh program yang telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo.
“Dalam 100 hari kerja pemerintahan, perusahaan BUMN terkait akan mendukung percepatan pembangunan proyek infrastruktur utama, termasuk rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Erick Thohir.
Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam industri bahan bangunan, SIG mendorong penggunaan bata interlock presisi, produk turunan semen hijau SIG. Ini solusi untuk menjawab tantangan pembangunan rumah MBR, dengan keunggulan waktu pembangunan, biaya pembangunan, dan kualitas bahan bangunan.
Usai melihat langsung fasilitas produksi bata interlock presisi dan unit contoh rumah MBR di Indarung, Padang, Sumatera Barat, Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah mengungkapkan solusi yang dihadirkan SIG adalah langkah terobosan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat, sebagai salah satu langkah mengatasi kemiskinan.
Fahri Hamzah menuturkan bahwa Kementerian PKP berfokus untuk membantu mengatasi kemiskinan dan gap ekonomi, salah satunya melalui pembangunan perumahan yang masif di seluruh Indonesia yaitu program 3 juta rumah setahun.
Bersama beberapa lembaga pemerintah, Kementerian PKP tengah mengidentifikasi dan menyepakati data kemiskinan, termasuk dalam parameter kepemilikan rumah. Saat ini terdapat sekitar 30 juta - 40 juta rumah keluarga dengan berbagai permasalahan.
Di pedesaan, banyak orang punya rumah tapi tidak layak karena tidak teratur/rapi, kurang sanitasi, dan dihuni terlalu banyak orang dalam satu rumah. Sedangkan di kota, rumah bertumpuk tak teratur dan menjadi sumber polusi yang masif.
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





