BAJA Umumkan Rights Issue Rp450 Miliar, Sahamnya Terkerek!
:
0
PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA). Foto: BAJA
EmitenNews.com -PT Saranacentral Bajatama Tbk. (BAJA) resmi akan menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD I) sebanyak 900 juta saham baru. Aksi korporasi ini setara 33,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.
Prospektus ringkas BAJA yang terbit pada Senin (15/6), menyebut Rasio HMETD ditetapkan 2:1 atau setiap pemegang 2 saham lama yang tercatat pada 27 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 HMETD.
“Setiap 1 HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham,” tulis Prospektus.
Dari aksi ini BAJA berpotensi mengantongi dana Rp450 miliar. Pemegang saham yang tidak menebus HMETD akan terdilusi maksimum 33,33%.
Rights issue telah mendapat restu RUPSLB pada 31 Maret 2026. Enam pemegang saham pengendali akan menerima HMETD sesuai porsi kepemilikan.
Soediarto Soerjoprahono berhak atas 73 juta HMETD, Ibnu Susanto 156,05 juta HMETD, Handaja Susanto 148,04 juta HMETD, Entario Widjaja Susanto 148 juta HMETD, Laksmono Tirto Kusumo 21,89 juta HMETD, dan Anton Sebastian 12,88 juta HMETD.
Dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan dialokasikan 98,96% untuk melunasi seluruh utang perseroan ke PT Sarana Steel. Sisanya 1,04% dipakai untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku.
Atas sentimen ini, saham BAJA pada penutupan perdagangan Senin (15/6) langsung terkerek naik hingga setinggi 28,57 persen di Rp162 per lembar sahamnya.
Jadwal Rights Issue BAJA
Cum Date: 24 Agustus 2026
Related News
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar





