Ekspansi ke PSEL Bersama Prajogo, Ini Pertimbangan Bakrie
:
0
PT Bakrie Power memperluas ekspansi ke bisnis pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy) melalui proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) milik Danantara. (Foto:Dunia Energi)
EmitenNews.com - PT Bakrie Power memperluas ekspansi ke bisnis pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy) melalui proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) milik Danantara bersama entitas milik Prajogo Pangestu. Langkah ini dinilai sebagai jalur diversifikasi usaha jangka panjang yang sejalan dengan kapabilitas perusahaan di sektor kelistrikan.
Induk usaha Bakrie Power, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), menilai proyek energi terbarukan ini memiliki prospek bisnis yang sangat menjanjikan. Bakrie Power bergabung bersama konsorsium Mentari Citra Lestari untuk menggarap proyek kelistrikan ramah lingkungan tersebut.
Corporate Secretary BNBR, Christofer Alexander Uktolseja, menjelaskan keikutsertaan perusahaan dalam proyek PSEL ini sangat relevan dengan rekam jejak bisnis yang telah mereka jalankan.
"Bisnis PSEL ini juga sangat terkait dengan pengalaman dan kapabilitas Bakrie Power dalam membangun pembangkit listrik untuk PLN ataupun kepentingan B2B market," ujar Christofer, sebagaimana dikutip Dunia Energi.
Dalam konsorsium ini, Bakrie Power mendapat dukungan dari PT Acritas Karya Persada dan SUS Indonesia Holding Limited. Peran Bakrie Power mencakup pemilihan kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC), pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pemeliharaan fasilitas, skema pendanaan, hingga koordinasi pemangku kepentingan.
Selanjutnya, konsorsium akan melaksanakan studi kelayakan serta membentuk usaha patungan (joint venture) bersama pihak pilihan Danantara. Pembentukan usaha patungan tersebut nantinya akan menentukan porsi kepemilikan saham para pihak yang terlibat.
Jadwal pasti dimulainya proyek akan ditentukan setelah diterbitkannya surat penetapan pemenang akhir (Final Letter of Award). Meski begitu, Bakrie Power menegaskan komitmennya untuk mendukung target operasi komersial (Commercial Operation Date/COD) yang direncanakan oleh Danantara.
Selain konsorsium Bakrie Power, seleksi mitra PSEL Danantara juga menetapkan PT Chandra Waste Energy (CWE), entitas dari Chandra Asri Group milik Prajogo Pangestu, sebagai mitra terpilih dalam proyek pengelolaan sampah menjadi energi listrik tersebut.(*)
Related News
Saham Gocap (ZATA) Lepas Suspensi Khusus, Langsung Ngacir 30 Persen
Saham Meroket 200 Persen Mau Ganti Pengendali, BEI Suspensi Kedua Kali
Saham JELI Masuk UMA BEI Usai Harganya Anjlok 8 Hari Berturut-Turut
Menang Lelang, Tiga Emiten Wajib Bangun 5G dan Internet Desa
Pendapatan Anjlok, Saldo Laba ADHI Minus Rp3,61 Triliun
BMAS Dapat Peringkat AA+(idn) dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings





