IHSG Akhir Pekan (26/6) Rontok 103 Poin, BBCA Top Gainer LQ45
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. (Foto: EmitenNews/Rizki)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 102,9 poin atau 1,72% ke level 5.869,13 pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (26/6/2026). Berlawanan arah, saham Bank Central Asia mencatat kenaikan harga 2,49% menjadi Rp6.175 per saham.
Indeks komposit langsung rontok setelah tembus level tertinggi intraday di 6.045,25 pada perdagangan pagi tadi.
Aksi jual masif tercermin pada penurunan harga sebanyak 562 saham. Hanyak 123 saham yang menguat dan 129 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan capai 20,76 miliar saham, frekuensi transaksi 1,53 juta kali, dan nilai transaksi Rp12,66 triliun.
IHSG merosot bersamaan dengan indeks utama beberapa bursa di Asia. Nikkei Jepang anjlok paling dalam 4,15%, Shanghai Composite turun 2,26%, Hang Seng Hong Kong merosot 1,76%. Straits Times Singapura turun 0,52%.
Sementara itu, kinerja 45 saham terlikuid Bursa Efek Indonesia mencatat penurunannya tidak sedalam IHSG, tepatnya di level 0,68%.
Melihat kinerja masing-masing saham LQ45, yang paling baik kinerjanya adalah Bank Central Asia (BBCA) yang menguat 2,49% menjadi Rp6.175. Penguatan terbesar selanjutnya dicatat Kalbe Farma (KLBF) naik 1,28% ke Rp790, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 0,7% ke Rp2.870 per saham.
Di lain sisi, saham LQ45 pencetak penurunan terdalam adalah Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) sebesar 9,6% ke Rp565, Barito Pacific (BRPT) turun 7,28% ke Rp1.465, dan Merdeka Copper Gold (MDKA) anjlok 7,24% ke 2.690 per saham.
Selain menduduki posisi top gainer LQ45, BBCA mencatat nilai transaksi paling tinggi, totalnya Rp998,5 miliar.
Saham dengan transaksi tertinggi berikutnya adalah Bank Mandiri (BMRI) dan Chandra Asri Pacific (TPIA) masing-masing Rp977,6 miliar dan Rp808,3 miliar.
Related News
IHSG Rontok 1,91 Persen, BMRI dan BBNI Terseret
Merah Merona, Seluruh Sektor Tumbangkan IHSG 2,73 Persen ke 5.800
IHSG Berlanjut Fluktuatif di Akhir Pekan
Wall Street Drop, IHSG Kian Kinclong
Dapat Komitmen dari INPEX, Bahlil Pastikan 2027 Proyek Masela Jalan
Potong Anggaran MBG, IHSG Menuju 6.100





