Incar Posisi Penting di Asia, PAG Ungkap Rencana Bisnis Jangka Panjang
:
0
Ilustrasi PT Perta Arun Gas (PAG). Dok. Perta Arun Gas.
EmitenNews.com - Memastikan posisi sebagai Hub LNG (Liquefied Natural Gas) penting di Asia, PT Perta Arun Gas (PAG) memantapkannya melalui infrastruktur dan layanan regasifikasi. Bukan kaleng-kaleng, fasilitas tersebut memiliki volume pemuatan reekspor gas alam cair terbesar di dunia, yakni 0,85 juta ton atau 17,3% market share global.
Finance and GS Director PT Perta Arun Gas, Muhammad Yudi Setiawan mengungkapkan, dalam rencana bisnis jangka panjang, Arun akan menjadi global integrated energy hub. Jadi tidak hanya LNG, tetapi juga LPG, kondensat, kemudian fuel oil serta carbon capture storage.
PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas dan anak perusahaan PT Pertamina Gas, terus mendorong Kawasan Arun Lhokseumawe, Aceh, berkembang dari terminal LNG menjadi Global Integrated Energy Hub yang berperan strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka akses ke pasar energi Asia.\
Finance & General Support Director PT Perta Arun Gas, Muhammad Yudi Setiawan mengemukakan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam program Squawk Box pada segmen khusus Energy Corner di Studio CNBC Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Yudi menjelaskan potensi strategis Arun di jalur pelayaran internasional dan dekat dengan pasar Asia, menjadi keunggulan bagi PAG untuk mengembangkan berbagai layanan berbasis LNG. Tidak hanya untuk kebutuhan domestik tetapi juga pasar regional. “Arun memiliki posisi strategis untuk dikembangkan menjadi LNG Hub yang melayani kebutuhan domestik sekaligus pasar regional.”
PAG juga terus mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki untuk memperluas portofolio bisnis. Salah satunya melalui pengoperasian kembali Tangki LNG F-6004 berkapasitas 127.000 m³ yang telah direvitalisasi dan sudah beroperasi pada awal 2026.
Infrastruktur tersebut meningkatkan fleksibilitas PAG dalam menerima, menyimpan, dan mengelola kargo LNG dalam volume besar, sekaligus membuka peluang bisnis LNG Hub, reload, dan re-export.
PAG memiliki tiga unit regasifikasi dengan total kapasitas 135 MMSCFD, LNG ISO Tank Filling Station hingga 10 ISO Tank per hari, tangki condensate berkapasitas 2,12 juta barel, fasilitas LPG, serta layanan Gassing Up & Cooling Down (GUCD) bagi kapal LNG. Penting diketahui, dari sisi kinerja, PAG mencatat capaian positif sepanjang 2025. Realisasi regasifikasi mencapai 153% dari target RKAP, dengan penerimaan 22 kargo LNG domestik dan volume regasifikasi lebih dari 155 BBTUD, meningkat sekitar 6%.
Di luar itu, PAG juga membukukan pendapatan konsolidasi audited sebesar USD104,9 juta dan EBITDA USD52,08 juta atau 121% dari target RKAP.
Keandalan operasi tersebut turut didukung pencapaian lebih dari 29 juta jam kerja selamat sejak 2013, menunjukkan konsistensi PAG dalam menjaga aspek HSSE dan keberlangsungan operasional.
Related News
Rupiah Melemah Terbatas Jelang Keputusan The Fed
Tertekan Suku Bunga Global, Emas Antam Turun Segini
Kenaikan Suku Bunga dan Minyak Global Juga Tekan Harga Emas
Penguatan Yen Tekan Saham Emiten Orientasi Ekspor Jepang
Yen Tembus 154 per Dolar, BOJ Kian Dekat Naikkan Suku Bunga
Wall Street Dibuka Melemah, Cemas Harga Minyak dan Bunga Fed





