Investor Tunggu MSCI, IHSG Uji Level 7.000
:
0
Suasana di plataran Banten Wulung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks utama Wall Street ditutup menguat akhir pekan lalu. Kenaikan itu, dipicu data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) lebih baik dari estimasi. Data nonfarm payrolls menunjukkan penyerapan tenaga kerja 115 ribu edisi April 2026, lebih baik dari estimasi 55 ribu. Tingkat pengangguran sesuai estimasi di level 4,3 persen.
Harga minyak mentah sedikit naik, setelah AS, dan Iran saling baku tembak Selat Hormuz. Ketegangan geopolitik Timur Tengah tetap menjadi fokus pasar global di tengah gencatan senjata AS-Iran rentan. Di antara rilis data ekonomi, investor akan mencermati data CPI, dan PPI AS kala terjadi perpecahan di internal the Fed.
Tiongkok akan merilis agregat moneter utama, dan merilis CPI dan PPI. Investor juga menanti pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 14-15 Mei 2026 di Beijing. Fokus utama pertemuan itu, krisis perang AS-Iran. Di mana, Trump berharap Tiongkok dapat menekan Iran, membahas isu perdagangan, logam tanah jarang, dan keamanan.
Nah, dari domestik, rencana Pemerintah menaikkan tarif royalti progresif terhadap sejumlah komoditas logam, termasuk nikel, tembaga, emas, perak, dan timah, menjadi sentimen negatif terhadap sektor basic material, selama ini menjadi salah satu penopang indeks. Di sisi lain, kenaikan tarif itu, berpotensi meningkatkan pendapatan negara.
Pekan ini, dijadwal rilis indeks keyakinan konsumen, retail sales, dan penjualan sepeda motor. Selain itu investor akan menanti pengumuman review kuartalan MSCI pada 12 Mei 2026. Diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak pada kisaran 6.850-7.100 di tengah perdagangan pendek pekan ini menjelang long weekend.
Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Kalbe Farma (KLBF), Map Aktif Adiperkasa (MAPA), Mayora Indah (MYOR), Mark Dynamics Indonesia (MARK), dan Sinar Eka Selaras (ERAL). (*)
Related News
Verah Wahyudi Borong Saham ATAP, Kini Genggam 3 Persen
Perkuat Fondasi Customer Experience, BTN Gandeng Danantara
IHSG Rebound di Penutupan Sesi I (17/7) Tancap Gas ke Level 6.141
PASTI Setop Investasi Bodong Econext Ventures
Blok Masela Jalan, Intip Peluang Cuan Sektor Energi
MSCI Rilis Metodologi Baru Extreme Price Increase, Efektif Agustus





