KBank (BMAS) Bidik Salurkan Kredit Rp40T di 2030, Resmi Operasi Penuh
:
0
Potret Manajemen PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. (BMAS) berfoto bersama di lobby Kantor Bank. Foto: KBank Indonesia.
EmitenNews.com - PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. (BMAS) atau KBank Indonesia resmi mulai beroperasi penuh di Indonesia mulai Senin, 31 Agustus 2026.
Emiten BMAS sendiri sebelumnya bernama PT Bank Maspion Indonesia Tbk. Perseroan resmi berganti nama per 14 Juli 2026 setelah diakuisisi KBank melalui Kasikorn Vision Financial Company Pte, Ltd (KVF) dengan kepemilikan 67%.
Usai resmi jadi bank milik investor Thailand, KBank Indonesia kini memasang target besar berupa penyaluran pinjaman lebih dari Rp40 triliun pada 2030.
"Dengan proyeksi Indonesia jadi ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2050, kami mau perbesar bisnis di sini," ujar Direktur Utama KBank Indonesia, Kasemsri Charoensiddhi.
Untuk mengejar target itu, KBank Indonesia diungkap Kasemsri akan memanfaatkan jaringan Kasikornbank Pcl. di Thailand, Tiongkok, Vietnam, dan negara ASEAN lain. Dengan tujuan agar nasabah dapat mengakses peluang dagang hingga instrumen investasi lintas negara.
Head of Corporate Secretary KBank Indonesia, Iwan Djayawasita, turut menyampaikan kabar kenaikan peringkat dalam keterbukaan informasi BMAS.
"Fitch Ratings Indonesia telah menaikkan peringkat Perseroan dari 'AA(idn)' menjadi 'AA+(idn)' dengan outlook Stabil, pada tanggal 17 Juli 2026, sehubungan dengan dukungan dari pemegang saham pengendali," kata Iwan.
Kabar resmi beroperasi ini juga disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi ke Bursa yang ditandatangani oleh Iwan.
Saat ini KBank Indonesia fokus melayani nasabah bisnis dan ritel. Bank ini menggabungkan jaringan lokal dengan jaringan regional KBank yang masuk 10 besar bank terbesar di ASEAN.
Related News
PTPP Kantongi Kontrak Rp970 Miliar, Bangun Jalan di Sumatera Selatan
Laba BBRI Lompat 17,5 Persen, Ditopang Pendapatan Bunga Bersih Rp80,5T
Baru Seumur Jagung, Komisaris ADMF Theresia Adriana Widjaja Mundur
ASII Buka Penawaran Beli Saham AUTO Milik Publik, Rp3.600 per Saham
Pendapatan Susut, Segini Laba JSMR Semester I
Grup Hapsoro (SINI) & 2 Saham Ini Baru Lepas FCA, Siapa Paling Ngebut?





