EmitenNews.com - Darma Henwa (DEWA) menghabiskan biaya eksplorasi Rp23,47 miliar. Aktivitas eksplorasi dilakoni sepanjang kuartal pertama 2026. Kegiatan eksplorasi edisi Januari-Februari, dan Maret 2026 itu, dilakukan melalui anak usaha yaitu Gayo Mineral Resources (GMR).

Bentuk eksplorasi menuntaskan kegiatan program pengeboran sumber data fase 2a di prospek upper Tengkareng (UT) pada Februari 2026, dan melanjutkan program pengeboran fase 2b dengan target 20 ribu meter, termasuk 3 titik pengeboran geoteknik. Lalu, melanjutkan pengiriman sampel batuan inti bor untuk analisis geokomia ICP multi elemen (Cu, Ag, Mo, As, Pb, Zn, dll) dan Fire Assay untuk Au ke Laboratorium PT Sucofindo.

Melanjutkan analisis sample untuk uji metalurgi (flotasi, pemisahan gravitasi, pelindian, dan penggerusan) di Laboratorium PT Geoservices. Melakukan pembaruan pemodelan geologi internal dan sumber daya untuk Prospek UT. Melakukan penjajakan beberapa vendor 5. terkait pekerjaan pelaporan standar JORC dan pemrosesan metalurgi. Melanjutkan kegiatan pemetaan geologi untuk prospek Southeast Tengkareng (SET), termasuk pengambilan tambahan contoh batuan, dan perencanaan lokasi pengeboran awal. 

Total pencapaian pengeboran selama kuartal pertama 2026 adalah 2.747,2 meter. Kegiatan itu, bagian dari penyelesaian program pengeboran sumber daya fase 2a dengan menggunakan 4 mesin bor. Program pengeboran berlanjut ke fase 2b menggunakan 3 mesin bor, termasuk rencana 3 lubang bor untuk keperluan geoteknik dan hidrologi. Total pencapaian pengeboran 31,485.75 meter. 

Total sampel batuan inti bor untuk analisis geokimia ICP multi elements (Cu, Ag, Mo, As, Pb, Zn, dll) dan Fire Assay untuk Au ke Laboratorium PT Sucofindo  kuartal pertama 2026 adalah 928 sampel, dan akumulasi sampel telah keluar dengan hasil 14,567 sampel. Pengiriman sampel itu, termasuk program protokol standar QAQC. Telah menuntaskan rangkaian uji metalurgi (flotasi, pemisahan gravitasi, pelindian, dan penggerusan) untuk domain sampel QDP. Selanjutnya dilakukan domain QFD, dan Sediment Breccia.

Total 36 sampel batuan tambahan telah dikirimkan untuk analisis geokimia ICP multi elements (Cu, Ag, Mo, As, Pb, Zn, dll) dan FA untuk Au ke Laboratorium Sucofindo dari Prospek SET. Persiapan penyusunan dokumen Studi Kelayakan dan AMDAL untuk disampaikan ke ESDM sebagai persyaratan perubahan perizinan menjadi IUP Operasi Produksi.

Tindakan berikutnya, melanjutkan pengeboran fase 2b di Prospek UT untuk meningkatkan tingkat keyakinan sumber daya, studi geoteknik, hidrologi, dan metallurgy. Melanjutkan pemetaan geologi detail di area Prospek SET and rencana pengeboran awal eksplorasi. Melanjutkan pengiriman sampel batuan inti ke Laboratorium PT Sucofindo. Melakukan percepatan perpanjangan IUP Eksplorasi dan peningkatan izin menjadi IUP Operasi Produksi. (*)