EmitenNews.com - Pemerintah Selasa (30/4) depan akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2024. Dari tujuh seri SUN yang ditawarkan pemerintah membidik Rp23 triliun masuk ke kantong negara.


Berdasarkan pemberitahuan yang disampaikan Direktorat SUN, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), lelang akan dibuka Selasa 30 April 2024 pukul 09.00 dan ditutup pukul 11.00 WIB. Sedangkan tanggal setelmen Jumat 3 Mei 2024.


Target indikatif dari hasil lelang ke-7 seri SUN adalah sebesar Rp23 triliun, dengan target maksimal Rp34,5 triliun.


1. SPN03240801 (New issuance) jatuh tempo pada tanggal 1 Agustus 2024
2, SPN12250502 (New issuance) jatuh tempo pada tanggal 2 Mei 2025
3. FR0101 (Reopening) jatuh tempo pada tanggal 15 April 2029
4. FR0100 (Reopening) jatuh tempo pada tanggal 15 Februari 2034
5. FR0098 (Reopening) jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2038
6. FR0097 (Reopening) jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2043
7. FR0102 (Reopening) jatuh tempo pada tanggal 15 Juli 2054


Untuk seri SPN berlaku tingkat kupon diskonto. Sementara untuk FR0101 6,87500%, FR0100 6,62500%, FR0098 7,12500%, FR0097 7,12500% dan untuk FR0102 6,87500%.


Alokasi Pembelian Non-Kompetitif untuk seri SPN03240417 dan SPN12250116 maksimal 50% dari yang dimenangkan sedangkan seri yang lain 30% dari yang dimenangkan.


Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.(*)