EmitenNews.com - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) membidik target produksi minyak dan gas di tahun 2026 mencapai 165-170 ribu BoEPD, serta target penjualan ketenagaan listrik sebesar 4.550 GWh.

Selain itu, MEDC juga telah menyiapkan belanja modal total RpUSD430 juta, terdiri dari Capex migas sebesar USD415 juta dan capex ketenagalistrikan sebesar USD15 juta.

Chief Financial Officer MEDC, Benny Setiawan menyampaikan sepanjang paruh pertama 2026 realisasi produksi migas mencapai 170 ribu BoEPD, dan realisasi penjualan ketenagaaan listrik mencapai 2.323 GWh. 

Sedangkan dari sisi belanja modal migas dan ketenagalistrikan masing-masing yang telah direalisasikan mencapai USD88 juta dan USD2 juta.

“Produksi minyak dan gas di 2026 ditargetkan sebesar antara 165 sampai 170 ribu barrel oil equivalent per day. Sementara target penjualan ketenagaan listrik sebesar 4.550 GWH, dan untuk belanja modal minyak dan gas itu ada di kisara 415 juta USD, sementara untuk ketenagaan listrikan di 15 juta USD,” katanya dalam Press Conference Public Expose Live, Rabu (9/9).

Adapun produksi migas sepanjang paruh pertama 2026 mencapai 170 ribu BoEPD, selaras dengan target yang ditetapkan MEDC di rentang 165-170 ribu BoEPD.

MEDC belum merilis laporan kinerja keuangan terbaru, namun sepanjang kuartal I 2026, perseroan pendapatan mencapai USD 668,3 juta, naik 19,2% YoY dibanding Q1-2025 yaitu sebesar USD 560,5 juta. Segmen Minyak & Gas berkontribusi terbesar senilai USD 616,5 juta atau +21,0% YoY.

Laba Kotor sebesar USD 231,7 juta dengan margin laba kotor 34,7%. Sedangkan EBITDA mencapai USD 351,1 juta atau tumbuh 5,7% YoY dengan margin EBITDA 52,5%.

Sementara laba bersih MEDC melonjak 282,3% YoY menjadi USD 67,4 juta. Kontribusi dari PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tercatat sebesar USD 33,5 juta