Membaca Arah Sektor Kelautan dan Perikanan di Tengah Ancaman Resesi
Erwin Dwiyana - Dir. Pemasaran DJPDSPKP, Dirgayuza Dir. Pengembangan & Pengendalian Usaha ID FOOD, Utari Octavianty - Chief Sustainability Officer Aruna, Chandra Bagus S Asistance VP Govrn. Program, Division of Small Business & Program BNI. Foto/ Rizki EmitenNews
Kami langsung turun ke bawah dengan mengambil ikan dari nelayan untuk memastikan kondisi nelayan, kami bisa melihat bagaimana di wilayah nelayan itu sulit sekali menemukan ATM dan bagaimana bisa mereka menerima KUR tapi sulit untuk mencari ATMnya.
Nelayan itu, khususnya nelayan kecil yang kapalnya di bawah 10 gros ton, mereka unik di sekali jalan bisa menangkap 2 jenis komoditas. Ini adalah potensi besar yang harus digarap dimana
Kendalanya ada di logistik dan infrastruktur di man tidak semua wilayah punya cold storage, di wilayah-wilayah terpencil itu harus kita siapkan dimana saat ini masih sangat terbatas. Hilirisasi bukan hanya soal nelayan tapi juga semua yang terlibat di sektor perikanan harus mengambil peranannya dan SDM yang harus lebih baik. Dia mencontohkan dimana sekolah-sekolah perikanan di indonesia selalu di request 10 besar diambil oleh perusahaan perikanan Jepang.
Related News
Kasus Pasar Modal Minna Padi, Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka
Ini Penjelasan Imigrasi Soal Perbedaan GCI dan Golden Visa Indonesia
Januari 2026 BMKG Keluarkan 135 Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jabar
Heboh Bareskrim Soal Investasi Hari Ini Adalah Perkara Lama
Selama 2025 BNN Bongkar 773 Kasus Narkoba, 7 Jaringan Internasional
Dalami Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Polri Geledah Shinhan Sekuritas





