Pelaku Pasar Hati-Hati, Emas Tertahan di USD4.400
:
0
Harga emas dunia bergerak stabil di kisaran level USD4.400 per ons pada perdagangan Kamis (10/9/2026). (Foto: Magnific)
EmitenNews.com - Harga emas dunia bergerak stabil di kisaran level USD4.400 per ons pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Pergerakan ini mempertahankannya pada posisi kenaikan dari sesi sebelumnya, seiring para pelaku pasar yang bersikap hati-hati menantikan rilis data penting inflasi Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Trading Economics, laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS periode Agustus dijadwalkan rilis pada Kamis, sebelum disusul oleh laporan inflasi konsumen (CPI) pada Jumat. Rilis data indikator ekonomi ini dinanti investor untuk mengukur arah kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).
Pergerakan harga komoditas logam mulia ini mendapat penopang dari pelemahan nilai tukar dolar AS. Selain itu, emas tetap diminati akibat daya tariknya sebagai aset lindung nilai (safe haven) jangka panjang.
Meskipun demikian, pergerakan emas masih menghadapi tekanan jangka pendek dari lonjakan harga minyak mentah dan penguatan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS.
Harga minyak dunia sebelumnya melesat ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir akibat eskalasi konflik militer antara AS dan Iran. Kenaikan harga energi tersebut memicu kekhawatiran inflasi sekaligus memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga acuan The Fed dalam waktu dekat.
Di sisi lain, yield obligasi pemerintah AS bergerak menguat setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) utang jangka panjang hingga bernilai USD6 miliar. Nilai buyback tersebut mengecewakan sebagian investor pasar modal yang mengharapkan nominal lebih besar.
Stabilitas harga emas dunia di kisaran USD4.400 per ons ini berimbas langsung pada pergerakan harga emas batangan domestik di Indonesia. Pergerakan ini menjadi acuan penting bagi para investor emas dalam menentukan strategi lindung nilai portofolio di tengah potensi gejolak inflasi global.(*)
Related News
Yield Obligasi AS 10 Tahun Tembus 4,85%, Ancam SBN Indonesia
Kontrak Berjangka AS Stabil, Pasar Tunggu Data Inflasi
Harga Minyak Tembus 102 Dolar, Lampaui Asumsi APBN 2026
Emas Dunia Anjlok 3 Hari, Harga Antam Melorot Rp17 Ribu
Minyak Melonjak, Indeks Dolar Stabil Tunggu Data Inflasi
Pasar Prediksi Buyback Obligasi AS Bakal Tembus USD4 Miliar





