Penjualan Melonjak,Laba Black Diamond (COAL) Malah Anjlok 67% Ke Rp8,21 M di Q1-2023
:
0
EmitenNews.com -PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) hanya mampu membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 8,21 miliar, terjun 67,25 dari periode yang sama tahun 2022 yang tercatat Rp 25,07 miliar.
Merujuk data laporan keuangan emiten tambang ini yang di kutip dari laman BEI, Jumat (5/5/2023), padahal perseroan membukukan lompatan penjualan 133,3 persen jadi Rp 186,36 miliar pada kuartal I-2023, dari sebelumnya Rp 79,87 miliar.
Namun sayang, beban pokok penjualan COAL melonjak lebih tinggi hingga 300,9 persen, dari Rp 41,57 miliar menjadi Rp 166,68 miliar.
Kompak sejumlah komponen beban pokok penjualan pada 3 bulan pertama 2023 naik, antara lain pengangkutan jadi Rp 66,32 miliar (yang asalnya Rp 12,15 miliar), pemakaian bahan bakar Rp 21,92 miliar, royalti melesat dari Rp 6,58 miliar menjadi Rp 29,22 miliar, dan operasional site Rp 16,41 miliar.
Alhasil, sebagaimana tertera dalam laporan keuangan kuartal I-2023, laba bruto perseroan anjlok dari Rp 38,29 miliar ke Rp 19,67 miliar.
Related News
Tender Wajib PADA Dicuekin Pemegang 899,7 Juta Saham, Terserap Segini
Saham Tetiba ARA, NAYZ Beberkan Kartu Akuisisi, Inbreng & Rights Issue
Direktur MCAS Rajin Borong Saham, Genggam 8,31 Persen Saat Ini
Danantara AM Realisasi Caplok Manajer Investasi Mandiri, BRI, & BNI
TAXI Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Perusahaan Asal Vietnam
Penyandang HSC 99,99 Persen, Saham Sri Tahir Kini Dijebloskan UMA BEI





