Sinyal Dividen Interim ITMG di 2026, Ini Bocorannya
:
0
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau ITM ungkap rencana pembagian dividen interim di tahun 2026. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau ITM mengungkapkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Public Expose Live secara daring, Rabu (9/9).
Direktur Utama ITMG, Mulianto mengatakan bahwa kebijakan pembagian dividen interim menjadi salah satu komitmen perseroan untuk memberikan imbal hasil kepada para investor.
Kendati begitu, Mulianto menerangkan bahwa saat ini perseroan masih melakukan perhitungan sebelum mengumumkan nominal maupun persentase ke publik.
“Yang bisa kita sampaikan hari ini adalah masih dalam perhitungan. Tetapi pada prinsipnya, bahwa interim dividen adalah salah satu cara ITM untuk mendeliver value kepada shareholder kita,” ujar Mulianto dalam sesi Press Conference, Rabu (9/9).
Sebagaimana diketahui, hampir setiap tahun ITMG rutin membagikan dividen kepada para pemegang saham. Pada tahun buku 2024 contohnya, ITMG menyalurkan dua kali dividen kepada investor yakni interim sebesar Rp1.228 per helai di 25 September 2024, dan dividen final sebesar Rp2.245 pada 7 Mei 2025.
Lalu di tahun buku 2025, ITMG kembali menyalurkan dividen interim sebesar Rp738 pada 26 November 2025, dan dividen final sebesar Rp992 pada 19 Mei 2026.
Kinerja Semester I ITMG
Sepanjang semester I 2026, pendapatan ITMG tumbuh 9% secara year-on-year menjadi USD1.000 juta, ditopang oleh peningkatan volume penjualan sebesar 5% dan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 4% menjadi USD81 per ton.
Direktur ITMG, Yulius Kurniawan Gozali menuturkan pada periode tersebut ITMG membukukan laba bersih sebesar USD110 juta, meningkat 17% dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya. Laba kotor juga meningkat 14% menjadi USD256 juta, sementara EBITDA tumbuh 11% menjadi USD181 juta.
“Peningkatan tersebut menunjukkan kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan profitabilitas di tengah kenaikan biaya penambangan dan pengangkutan,” tuturnya.
Related News
Makin Ambyar, Duo Saudagar RGAS Buang Ratusan Juta Lembar
Suspensi 3 Saham Dilepas, 2 Lanjut Menguat ke Harga Atas!
Songsong Dividen, Komisaris ini Mulai Nyicil Saham BMRI
ARA Berkali-kali, Dua Saham Kena Suspensi
BEI Lanjutkan Suspensi Saham WIKA Akibat Gagal Bayar Obligasi
Gabung Operator Global, FOLK Garap Mega Proyek Data Center di Cikarang





