Cermati Kasus Pidana Pasar Modal, BEI Perketat dan Revisi Aturan IPO
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperketat syarat dan ketentuan Initial Public Offering (IPO). Pasalnya, ada perusahaan tercatat (emiten) yang belum lama melangsungkan IPO saat ini dalam penyelidikan aparat penegak hukum. Dok. Stockbit Snaps.
Sementara itu, Multi Makmur Lemindo (PIPA) bertransformasi menjadi perusahaan oil and gas. Sebelumnya, perseroan menggeluti sektor manufaktur pipa PVC, dan produk bahan bangunan. Transformasi strategis tersebut dilakukan setelah berada di bawah kendali Morris Capital Indonesia (MCI).
Ini babak baru perseroan untuk meningkatkan nilai tambah bagi investor. Transformasi tersebut dilakukan melalui perubahan jajaran manajemen, dan arah kebijakan bisnis lebih agresif. Transformasi bisnis itu, mencakup beberapa hal krusial.
Mulai pembenahan tata kelola perusahaan, transisi dan pergantian core business, rebranding perusahaan, dan penguatan struktur organisasi. Langkah itu, untuk menyelaraskan visi strategis perseroan dengan Morris Capital Indonesia dengan rekam jejak kuat dalam pengembangan investasi, dan manajemen aset.
Di luar itu, perseroan juga telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari jabatan direktur utama. Firrisky Ardi Nurtomo, sebelumnya menjabat direktur, kini resmi diangkat menjadi direktur utama.
Rapat juga menerima pengunduran diri Junaedi dari posisi direktur, dan mengangkat Noprian Fadli sebagai anggota direksi baru. Masa jabatan pengurus baru hingga 30 Juli 2027. Formasi dewan komisaris juga mengalami perubahan. Susunan dewan komisaris saat ini meliputi Nicolas Sahrial Rasjid sebagai komisaris utama, dan Ramdani Eka Saputra sebagai komisaris.
Kepada pers, Rabu (4/2/2026), Direktur Utama PIPA, Firrisky Ardi Nurtomo optimistis terhadap masa depan perseroan dengan core business baru, dan aset akan masuk perusahaan. Ada beberapa fase akan dilalui, termasuk penguatan struktur permodalan, valuasi aset, kajian pajak (tax exposure) dilakukan pihak independen, dan saat ini sedang berjalan.
Melalui transformasi ini, perseroan melihat potensi besar pada fundamental PIPA ke depan. PIPA menyiapkan sejumlah inisiatif strategis pada 2026. Perseroan merencanakan investasi inti pada aset pengolahan minyak dan gas serta logistik, yang diharapkan menjadi sumber pendapatan utama jangka panjang dengan margin sangat baik. ***
Related News
OJK Denda Miliaran Rupiah POSA, Izin NH Korindo Sekuritas Dibekukan
OJK Tanggapi Anomali Papan FCA, Rencanakan Evaluasi dan Mekanisme Baru
Bank Pakai Tenaga Kerja Asing? Ini Aturan Baru dari OJK
Going Concern Dipertanyakan, BEI Suspensi Saham DEAL di Seluruh Pasar
Komisi XI Setujui 5 Nama Pimpinan OJK, Ketua Friderica Widyasari Dewi
Skema FCA Dikritik, DPR Minta OJK-BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus





