Dirut BRI Sunarso Raih Maestro CEO of The Year dan BRI Most Profitable Bank with Best GCG
:
0
Bank BRI mendapatkan dua penghargaan dari CNBC Indonesia Awards 2023: Maestro CEO of The Year untuk Direktur Utama BRI Sunarso, serta kategori Most Profitable Bank with Best GCG (Good Corporate Governance). dok.BRI.
EmitenNews.com - Memasuki penghujung tahun 2023, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus menorehkan capaian positif di sektor industri perbankan nasional. Yang terbaru, Bank BRI mendapatkan dua penghargaan dari CNBC Indonesia Awards 2023: yakni Maestro CEO of The Year untuk Direktur Utama BRI Sunarso, serta kategori Most Profitable Bank with Best GCG (Good Corporate Governance).
Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin dan Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel menyerahkan penghargaan tersebut, yang diterima Direktur Kepatuhan BRI A. Solichin Lutfiyanto di Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Untuk kategori Maestro CEO of The Year, penghargaan diberikan karena Sunarso dianggap berhasil memimpin BRI dan terus menjalankan transformasi berkelanjutan yang menjadi fondasi kesuksesan perseroan dalam menjaga kinerja positif.
Selama kepemimpinan Sunarso, saham BRI (BBRI) diapresiasi investor dengan keberhasilannya menyentuh All Time High pada 27 Juli 2023 di level Rp5.750 per lembar saham. Hal tersebut merupakan harga setelah stock split BRI pada 11 Januari 2011 dengan rasio 1:2 dan pada 10 November 2017 dengan rasio 1:5.
Selain itu, di bawah kepemimpinan Sunarso, BRI berhasil menjalankan aksi korporasi dengan skala internasional. Pada 13 September 2021, Bank BRI mendapat mandat baru sebagai induk Holding BUMN Ultra Mikro (UMi) melalui sinergi dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Related News
Kinerja Telkom (TLKM) Tetap Solid, Ini Pandangaan Analis
BNBR Kena Notasi Khusus G, Ada Sanksi OJK atas Pelanggaran Peraturan
Investor BNBR Bertambah 37.426 dalam Sebulan, Free Float Malah Turun
5 Saham Kompak Cum Dividen Pekan Depan, Ada Yield Menarik 6,82 Persen!
Kelanjutan Rencana Merger Garuda (GIAA) dan Maskapai milik Pertamina
SCMA Kurangi Modal 10,4 Miliar Saham, Free Float & EPS Potensi Naik?





