Eksposur FOLK, Terlibat dalam 2 Megaproyek Pusat Data Internasional
:
0
Ilustrsi PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK). Dok. Kontan.
EmitenNews.com - Eksposur PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) merambah ke sektor infrastruktur pusat data melalui Traya Hydro, perusahaan yang dikendalikan dan dimiliki 99,9% sahamnya oleh Perseroan. Traya berpartisipasi dalam pembangunan dua proyek berskala besar di Indonesia, yang dikembangkan oleh operator data center internasional.
Manajemen PT Traya Hydro Indonesia Kapabilitas, Traya Hydro, dalam keterangannya yang dikutip Kamis (10/9/2026), mengungkapkan, Traya Hydro saat ini berpartisipasi dalam mendukung pembangunan dua proyek data center berskala besar di kawasan Cikarang, Bekasi. Itu diwujudkan melalui penyediaan solusi pengolahan air dan air limbah (water & wastewater treatment) sebagai bagian dari kebutuhan infrastruktur pendukung fasilitas.
Sesuai ketentuan kerahasiaan yang mengikat para pihak, Perseroan tidak mengungkapkan identitas pemilik proyek maupun nilai kontrak yang diperoleh Traya Hydro.
Yang jelas, kawasan Cikarang telah berkembang menjadi klaster pengembangan data center terbesar di Indonesia. Berdasarkan pengumuman publik para pengembang, nilai investasi yang direncanakan untuk pembangunan data center di kawasan ini melampaui USD6 miliar, dengan rencana kapasitas gabungan di atas 600 MW dan potensi pengembangan hingga 1 GW.
Disebutkan seluruh angka tersebut merupakan informasi publik yang diumumkan masing-masing pengembang dan bukan merupakan nilai kontrak Perseroan maupun entitas anaknya.
Kebutuhan Air pada Fasilitas Data Center Berjalan di Dua Lapisan
Informasi yang ada menyebutkan, kebutuhan air pada fasilitas data center berjalan pada dua lapisan: air pendingin untuk sistem pembuangan panas, serta air bersih dan air limbah domestik dari operasional fasilitas yang berjalan sepanjang waktu. Semuanya wajib diolah hingga memenuhi baku mutu. Pada lapisan kedua inilah kompetensi Traya Hydro berperan.
Teknologi Membrane Bioreactor menghasilkan air hasil olahan / air olahan yang tidak hanya memenuhi baku mutu air limbah domestik, tetapi juga layak dimanfaatkan kembali sebagai air nonkonsumsi. Hal ini sejalan dengan sistem air daur ulang yang menjadi bagian dari desain fasilitas hyperscale generasi terbaru di Indonesia.
Fasilitas data center menuntut sistem pengolahan air yang berjalan tanpa gangguan, hemat ruang, dan menghasilkan air olahan yang bisa dipakai kembali. Fokus manajemen membuktikan bahwa standar tersebut dapat dipenuhi oleh teknologi dan kapasitas produksi dalam negeri.
Penting diketahui, Traya Hydro bergerak di bidang solusi pengolahan air dan air limbah dengan kapabilitas pada berbagai teknologi. Termasuk produsen Membrane Bioreactor (MBR) dan Ultrafiltration (UF) dengan fasilitas manufaktur dalam negeri serta sertifikasi SNI dan TKDN.
Related News
BUMI Beli Tambang Australia dengan Akumulasi Rugi Jumbo, Ini Alasannya
Jadi Sorotan BEI, Begini Jawaban Manajemen Emiten Duo Taipan Ini
MGLV Gelar Rights Issue Rp2,54 Triliun, Pengendali Serap Separuh Lebih
RBB 2026, Bank Jago (ARTO) Pastikan tak ada Rencana Merger dengan BFIN
Melantai Tahun Depan, RAJA Rencanakan Hingga 2 IPO Baru Grup Hapsoro
Tambah 3 Tugboat dan 1 LCT, MITI Perkuat Bisnis Pelayaran dan Logistik





