EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) mengukuhkan ambisi menjadi pemain global. Emiten industri beton pracetak itu, secara resmi memaparkan langkah strategis pemulihan kinerja bisnis melalui ekspansi pasar internasional dan penguatan tata kelola. 

Manajemen WIKA Beton menegaskan tekad tersebut dalam acara Public Expose Live 2026 yang disiarkan secara daring, Rabu (9/9/2026).

Dengan mengusung tagline "Bring Back Our Glory", BUMN pracetak ini berfokus pada penguatan tata kelola, pengendalian risiko, serta penciptaan nilai tambah lewat inovasi. Upaya penembusan pasar global salah satunya ditunjukkan melalui keterlibatan WIKA Beton dalam proyek infrastruktur Metro Manila Subway di Filipina.

Untuk menunjang daya saing internasional, WIKA Beton juga memperkuat standar operasional berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal ini dibuktikan dengan perolehan skor ESG 71 dari S&P Global. 

Penerapan prinsip keberlanjutan tersebut diwujudkan melalui efisiensi lean manufacturing, pemanfaatan energi terbarukan, transparansi ESG Dashboard, serta penerpan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2025.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, langkah diversifikasi pasar dan transformasi proses bisnis ini diproyeksikan mampu menjadi katalis pemulihan kinerja sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Data yang ada menunjukkan, hingga Juli 2026, WIKA Beton mencatatkan raihan kontrak baru sebesar Rp2,27 triliun. Sektor infrastruktur mendominasi perolehan tersebut dengan porsi 58,83%, diikuti oleh pendanaan swasta yang mencapai 37,70%. Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp1,48 triliun yang disokong oleh produk beton putar (47,9%), non-putar (34,4%), konstruksi (13,3%), dan jasa (4,4%). ***