EmitenNews.com - Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat diiringi volatilitas. Dalam riset bertajuk weeekly insights, KISI menyebut sentimen global, stabilitas rupiah hingga perkembangan domestik menjadi penentu.

Selama sepekan ini, KISI memproyeksikan IHSG akan bergerak menguat dalam range 6.175 hingga 7.070.

“Investor akan mencermati inflasi Agustus, PMI manufaktur, dan neraca perdagangan Juli pada 1 September; inflasi yang terkendali dan perbaikan PMI dapat memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan, sementara defisit perdagangan berpotensi menekan rupiah,” tulis KISI, dikutip Senin (31/8).

Sementara itu, Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memberikan dua skenario IHSG, yakni best case dan worst case.

Dari skenario pertama, best case, menurutnya posisi IHSG tengah berada di awal wave v dari wave (c), sehingga masih berpeluang menguat ke rentang area 6.599 hingga 6.666.

“Namun, worst case (merah), posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), cermati area koreksi IHSG yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 6,289-6,352,” ujarnya.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Senin (31/8), ia memperkirakan IHSG akan bergerak dengan rentang support di 6.373 dan 6.272, serta resistance di area 6.599 dan 6.705.