Pakai Duit Bank, Emiten Hapsoro (RAJA) Tebus 5% Saham LNG USD43,6 Juta
:
0
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
EmitenNews.com - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengungkapkan nilai transaksi akuisisi nilai akuisisi atau pengambilalihan saham sebesar 5% dalam PT Layar Nusantara Gas (LNG) yang telah terealisasi pada 4 September 2026.
Yuni Pattinasarani, Corporate Secretary RAJA mengungkapkan, nilai transaksi pengambilalihan 5% saham PT LNG oleh anak usaha perseroan yaitu PT Raharja Gas Kasuri adalah sebesar USD43,675 juta. "Sudah termasuk uang muka (down payment) sebesar USD5 juta yang telah dibayarkan pada Mei 2026," ujarnya.
Ia menjelaskan, transaksi dilaksanakan berdasarkan Share Sale and Purchase Agreement (SSPA) yang ditandatangani pada 29 April 2026.
"Sumber pendanaan transaksi berasal dari fasilitas pinjaman bank yang diperoleh Perseroan, yang selanjutnya diteruskan kepada RGK dalam bentuk pinjaman pemegang saham," kata Yuni dalam keterbukaan informasi, Kamis (10/9/2026).
Rencana Operasi Komersial
PT LNG merupakan perusahaan pengembang infrastruktur midstream dan downstream gas bumi, termasuk fasilitas floating liquefied natural gas (FLNG) berkapasitas 1,2 juta ton per tahun (MTPA), yang didirikan sebagai offtaker untuk melakukan pengolahan gas hasil produksi Blok Kasuri di Papua Barat berdasarkan kontrak bagi hasil Kasuri (Kasuri Production Sharing Contract) yang terdiri dari Lapangan Asap, Kido, dan Merah.
Sampai dengan saat ini PT LNG belum beroperasi secara komersial. Aset yang dimiliki PT LNG seluruhnya berupa aset dalam pembangunan (assets under construction), yaitu kapal FLNG, infrastruktur pipa gas, dan fasilitas pemrosesan gas.
Commercial Operation Date (COD) ditargetkan dimulai pada triwulan II tahun 2028.
Struktur kepemilikan saham PT LNG sesudah transaksi adalah sebagai berikut: Genting LNG Pte Ltd sebesar 83,18%, Genting Bintuni Pte Ltd sebesar 11,82%, dan PT Raharja Gas Kasuri (anak Perusahaan Perseroan) sebesar 5,00%
Manfaat dan Tujuan Akuisisi
Related News
Pasca Sandiaga Uno Masuk, Ini Kabar Terbaru dari MUTU
Bank Mandiri Rampungkan Penerbitan Perpetual Bond USD750 Juta
BUMI Beli Tambang Australia dengan Akumulasi Rugi Jumbo, Ini Alasannya
Eksposur FOLK, Terlibat dalam 2 Megaproyek Pusat Data Internasional
Jadi Sorotan BEI, Begini Jawaban Manajemen Emiten Duo Taipan Ini
MGLV Gelar Rights Issue Rp2,54 Triliun, Pengendali Serap Separuh Lebih





