EmitenNews.com - Fortune Indonesia (FORU) per 30 Juni 2026 tekor Rp7,38 miliar. Bengkak 1.110,95 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi rugi Rp736,67 juta. Rugi per saham dasar makin dalam menjadi Rp15,87 dari edisi sebelumnya Rp1,58.

Pendapatan usaha Rp10,35 miliar, anjlok 57,28 persen dari posisi sama tahun lalu Rp24,23 miliar. Beban langsung terkumpul Rp2,8 miliar, menciut signifikan dari edisi sama tahun sebbelumnya Rp12,79 miliar. Laba kotor terakumulasi Rp7,54 miliar, menukik dari tahun lalu Rp11,44 miliar.

Beban usaha Rp14,69 miliar, bengkak dari episode sama tahun lalu Rp12,16 miliar. Rugi usaha Rp7,14 miliar, bengkak dari fase sama tahun lalu Rp722,85 juta. Beban keuangan Rp119,45 juta, bertambah dari Rp98,29 juta. Penghasilan bbunga Rp113,63 juta, melonjak dari Rp71,55 juta.

Jumlah aset terakumulasi sejumlah Rp26,72 miliar, mengalami koreksi signifikan dari akhir tahun sebelumnya Rp38,64 miliar. Total liabilitas Rp10,73 miliar, berkurang dari akhir 2025 senilai Rp15,26 miliar. Defisit Rp51,3 miliar, bengkak dari Rp43,92 miliar. Jumlah ekuitas Rp15,99 miliar, anjlok dari Rp23,37 miliar. (*)