EmitenNews.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) mengutarakan kinerja tumbuh pada segmen digital banking sepanjang Semester I 2026.

Kinerja ini ditopang adopsi platform wondr by BNI di segmen ritel, BNIdirect di segmen korporasi, serta ekspansi ekosistem Open API.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena dalam Konferensi Pers Public Expose Live BNI, Rabu (9/9/2026) mengatakan, transformasi digital kini telah menjadi mesin utama pertumbuhan perseroan.

"Transformasi digital telah menjadi salah satu strategi utama BNI dalam meningkatkan kinerja keuangan, efisiensi operasional, dan pertumbuhan bisnis secara berlanjutan dalam jangka panjang. Teknologi tidak hanya menjadi enabler, tetapi menjadi bagian dari mesin pertumbuhan BNI," ujar Paolo.

wondr by BNI Tumbuh 76%, Didukung 15,1 Juta Pengguna

Pendorong utama datang dari segmen ritel. Aplikasi wondr by BNI mencatatkan 15,1 juta pengguna hingga Juni 2026, naik 76% secara tahunan.

Sepanjang semester I, wondr memproses 1,1 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp958 triliun, atau meningkat 2,4 kali dibanding periode yang sama tahun lalu. 

"Platform digital dalam bentuk wondr by BNI untuk masyarakat ritel telah menjadi salah satu pilihan utama nasabah dalam bertransaksi," kata Paolo.

BNIdirect Catat Transaksi Rp6.039 Triliun

Di sisi wholesale, BNIdirect digunakan oleh 279,7 ribu pengguna, naik 21% secara tahunan.