Siloam Hospitals (SILO) Bereskan Transaksi Afiliasi Rp305,52 Miliar, Cek Detailnya
:
0
EmitenNews.com - Siloam International Hospitals (SILO) menuntaskan transaksi afiliasi senilai Rp305,52 miliar. Transaksi itu, melibatkan Wisma Jatim Propertindo (WJP), Maharama Sakti (MS), Saputra Karya (SK), dan Megapratama Karya Bersama (MKB). Transaksi itu, telah dibereskan pada 18 November 2022.
Di mana, transaksi itu berupa akuisisi 99,99 persen atau 269.999.900 saham WJP oleh perseroan. Lalu, pembelian saham milik Maharama Sakti (MS) oleh MKB, dan pelunasan utang Saputra Karya (SK) kepada WJP.
Transaksi afiliasi itu, tidak membutuhkan persetujuan pemegang saham perseroan. Pasalnya, nilai transaksi tersebut hanya 4,67 persen dari ekuitas perseroan per 30 Juni 2022 berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan untuk periode berakhir pada 30 Juni 2022 telah ditelaah secara terbatas (limited review).
Transaksi itu dilatari perseroan sebagai perusahaan terbuka bergerak bidang kesehatan manusia (perumahsakitan), di mana salah satu unit operasional rumah sakitnya Siloam Hospitals Surabaya (SHSB) di Jalan Raya Gubeng No. 70 Gubeng, Gubeng, Surabaya.
SK, secara tidak langsung dimiliki Lippo Karawaci (LPKR) memiliki sebidang tanah seluas 6.761 meter persegi (m2) berlokasi di Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Lokasi tanah tersebut tepat bersebelahan dengan SHSB, sebuah rumah sakit yang dimiliki, dan dioperasikan perseroan.
Seiring makin pesatnya perkembangan pelayanan kesehatan SHSB, perseroan berkeinginan untuk mengembangkan area operasional SHSB dengan pengambilalihan secara langsung kepemilikan SK melalui pembelian saham Milik WJP oleh perseroan, dan saham milik MS oleh MKB. Itu sejalan strategi bisnis perseroan untuk mendukung pertumbuhan akan pemenuhan pelayanan kesehatan berkelanjutan, perseroan menilai transaksi dapat menjadi investasi jangka panjang menguntungkan. (*)
Related News
Penjualan Emiten Kacang Garuda (GOOD) Terbang 20,3%, Laba Bersih Naik
KOTA Gandeng Mitra Asal China Bidik Proyek EduHub Pertama di Indonesia
Astra (ASII) Kuasai 50% Pasar Mobil Nasional, Toyota-Lexus Dominan
Dana IPO RANS Telah Dipakai Buat Pelunas Utang Rp29,95M, Sisanya Nanti
Laba MYOR Naik Tipis, Arus Kas Operasi Melejit 315,8 Persen
Usai Melejit ARA, 2 Saham Lanjut Terkapar Ketika Dinaikkan Status UMA





