CSME 2022: OJK Yakin Indonesia Mampu Bertahan Dari Ancaman Resesi dan Stagflasi
:
0
EmitenNews.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi meyakini bahwa Indonesia akan mampu bertahan dari gejolak ekonomi, termasuk dari ancaman resesi dan risiko stagflasi global, melalui sinergi, kolaborasi, dan kerja sama yang erat.
"Optimisme saya didasarkan pada kenyataan bahwa kita telah berhasil mengatasi tantangan besar dari pandemi COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap Inarno dalam Capital Market Summit an Expo (CMSE) 2022 yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat.
Ia menyadari bahwa keadaan ekonomi global saat ini dipenuhi dengan ketidakpastian, yang mana bukan hanya Indonesia yang menghadapi hal tersebut, tetapi juga banyak negara lain yang bahkan belum tentu bisa sekuat Indonesia.
Ketidakpastian global terjadi karena di tengah tantangan perjuangan untuk keluar dari pandemi COVID-19, negara-negara di seluruh dunia juga dihadapkan pada munculnya risiko baru yang jauh lebih kompleks dari sebelumnya.
Risiko tersebut muncul dari ketegangan geopolitik yang telah menyebabkan perang dan gangguan rantai pasokan, sehingga mengakibatkan lonjakan harga berbagai komoditas.
Related News
9 Perusahaan Antre IPO, 3 di Antaranya Aset Skala Besar, Cek Daftarnya
Sanksi Berat Menanti Manipulator Saham, Ini Peringatan Keras OJK
Siapa Saja Pelaku Pelanggar Bursa yang Didenda OJK Rp2,52 Triliun?
Tambah Lagi, Kini Ada 82 Saham HSC!
BEI Jerat lagi FILM, Saham HSC Jadi 82
Efektif 2 November, BEI Tendang 82 Emiten HSC dari Evaluasi IHSG





