Direktur Thio Suci Undur Diri, Manajemen AMAR Pastikan tak Ada Dampak
:
0
PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR). Dok. Bank AMAR.
EmitenNews.com - Direktur PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR), Thio Sucy mengundurkan diri. Manajemen telah menerima surat permohonan pengunduran diri Thio Sucy pada tanggal 15 Juli 2026.
Corporate Secretary AMAR, Elsa Enda D. Purba menuturkan hal tersebut dalam keterangan tertulisnya Jumat (17/7/2026).
Selanjutnya AMAR akan mengajukan permohonan atas persetujuan pengunduran diri tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat.
Sejauh ini dipastikan tidak ada dampak terhadap aktivitas, hukum, kondisi keuangan dan aktivitas AMAR.
Thio Sucy menjadi Direktur Kepatuhan efektif sejak 24 Oktober 2024. Profesional yang berpengalaman 30 tahun di Industri Perbankan itu, telah menduduki berbagai posisi strategis. Di antaranya memulai karirnya pada tahun 1994 Citibank sebagai Manager dan Pimpinan Satuan Unit Kerja Divisi Operasional dan sebagai Kepala SUK APU/PPT sejak 2005 hingga 2009.
RUPST Sepakati Pembagian Tunai Rp110,1 Miliar
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR), pada Kamis (18/6/2026), menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp110,1 miliar. Itu berarti setara dengan Rp6,11 per lembar saham.
Perseroan menyampaikan pembagian dividen menjadi wujud apresiasi atas kepercayaan pemegang saham.
SVP Finance Amar Bank David Wirawan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/6/2026), menyampaikan bahwa fokus perseroan ke depan menjaga pertumbuhan laba yang sehat dan konsisten. Dengan begitu perseroan memastikan fondasi keuangan kuat untuk mendukung pembagian dividen berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Per kuartal I 2026, Amar Bank membukukan laba bersih sebesar Rp71,12 miliar.
Related News
Incar Posisi Penting di Asia, PAG Ungkap Rencana Bisnis Jangka Panjang
Rupiah Melemah Terbatas Jelang Keputusan The Fed
Tertekan Suku Bunga Global, Emas Antam Turun Segini
Kenaikan Suku Bunga dan Minyak Global Juga Tekan Harga Emas
Penguatan Yen Tekan Saham Emiten Orientasi Ekspor Jepang
Yen Tembus 154 per Dolar, BOJ Kian Dekat Naikkan Suku Bunga





